Sabtu, 30 Juli 2011

Sarabeth is scared to death -- Narrative song

Once upon a time there was a girl who named Sarabeth. She was 18 years old. She was scared to death.
She hadn’t been well since the day thah she fell. The bruise it just wouldn’t go away. Sarabeth went to
a doctor with her mom and dad. She scared to hear what the doctor would say. She sat and waited with
her mom and dad and flipped through an old magazine. Til the nurse with a smile stood at the door and
said, “Will you please come with me ?”

So, she followed the nurse and the doctor checked her. After that, the doctor told her the news, he
said “There’s something’s not right between red cells and white. But we’re gonna take care of you. Six
chances in ten, it wouldn’ come back again. We’re gonna try with the theraphy.”

“It’s just been approved, it’s the strongest. I think we caught it in time.” Said the nurse

Sarabeth began to cry. Her mom and dad were very shock to hear that bad news.

She ask her mom, “Mom, it’s mean that I will die soon?”

“Oh my dear, you have to be patient, we will take care of you.” Answered her mom.

“Mommy, I’m scare to death.” She said

“Dear, it’s alright. We always stand beside you.” Said her mom

After that, they went home. When she was sleeping, she dreamt, she danced around and around,
without any cared. Her first love was holding her close and the soft wind was blowing her hair.

But, when she woke up, she saw on her pillow. There was the cruelest of any surprise. Her hair feel
down on the pillow. Yet, she cried when she gathered it all in her hands. It was the proof that she
couldn’t deny.

“No way !!Oh God, it’s just a dream, isn’t? Mommy, it’s not real, isn’t ?” she shouted

“Oh no, my dear. It’s not a dream, it’s real. God, give us patience, please.” Said her mom

“Dear, it’s the proof that you cannot deny.” Said her dad

“Mom, dad, promise me, you’ll never leave me.” Said her

“We promise, dear.” Said her mom and dad

The day of the prom had came and Sarabeth realized that she had no hair. She told to her mom.

“Mommy, it’ll be a mistake if someone take me to the prom, because I have no hair.” Said her

“Dear, don’t say like that. I’m sure that your first love will take you to the prom. Now, you take a bath

and wear your best dress. You have to look beautiful” said her mom

“Is that true, mom?” ask her

“Yes, of course” answered her mom

“Oh Mommy, thanks very much, I really love you” said her

One hour later, Sarabeth went out from her room.

“Wow, dear, you look so beautiful” said her mom

“Thanks mom” said her

It was quarter to seven that boy was at the door.

“Hey boy, come in” said her dad

“Thank you Sir” answered him

“Sarabeth, you look so beautiful. I wanna show you something” said him

And, when he took off his cap, they all started to cry. Because, his hair had been gone. Sarabeth touched
his skin softly.

The boy asked to Sarabeth, “Sara, will you come with me to the prom?”

“Yes, I will.” Answered her

So, they went dancing around and around, without any cared. Her very first love was holding her close.
And, for a moment, she was not scared.

Senin, 25 Juli 2011

Pesan dari grup facebook

Soal 1 : Perkara apa yang seyogyanya dikerjakan dan wajib bagi seorang yang menjalankan puasa Romadlon ?

Jawab : Seyogyanya bagi seorang yang menjalankan puasa Romadlon untuk memperbanyak amalan ketaatan dan menjauhi seluruh perkara yang dilarang. Wajib baginya memelihara perkara-perkara yang diwajibkan dan menjauhkan dirinya dari perkara yang diharamkan. Menjalankan sholat lima waktu tepat pada waktunya dengan berjamaah bersama kaum muslimin di masjid. Meninggalkan kedustaan, ghibah, penipuan dan amal riba serta seluruh perkataan dan perbuatan yang diharamkan. (Syaikh Ibnu ‘Utsaimin).

Soal 2 : Apa hukum bagi seorang yang menjalankan puasa Romadlon akan tetapi dia tidur di sepanjang siang ? Seseorang yang tidur dan bangun hanya untuk menjalankan perkara yang difardlukan kemudian tidur kembali ?

Jawab : Ada dua keadaan dalam soal ini :

1.Seseorang yang tidur di sepanjang siang pada bulan Romadlon dalam keadaan dia berpuasa, yang demikian tidak diragukan lagi bahwa dia telah berbuat kejahatan pada dirinya sendiri dan berbuat maksiat kepada Alloh dengan meninggalkan sholat tepat pada waktunya. Apabila dia termasuk ahlul jamaah (orang yang diwajibkan untuk menjalankan sholat berjamaah dimasjid) maka dirinya telah meninggalkan jamaah dan itu adalah haram. Wajib baginya bertaubat kepada Alloh dan menjalankan sholat lima waktu tepat pada waktunya dengan berjamaah di masjid.

2.Seseorang yang tidur pada bulan Romadlon dan bangun hanya untuk menjalankan sholat yang difardlukan tepat pada waktunya dengan berjamaah, yang demikian tidak berdosa akan tetapi dia telah terluput dari amal kebaikan yang banyak. Seyogyanya orang yang berpuasa menyibukkan dirinya dengan sholat, dzikir, doa dan membaca Al-Quran sehingga terkumpul dalam puasanya ibadah-ibadah yang lainnya. Sesungguhnya orang yang berpuasa apabila dia mengembalikan dirinya untuk mengerjakan dan memelihara amalan ibadah maka amal-amal ibadah tersebut akan mudah dia jalankan. Sebaliknya apabila dia mengembalikan dirinya dalam kemalasan, kelemahan dan keadaan yang sulit maka akan mendapatkan dirinya dalam keadaan sulit dan malas untuk menjalankan amalan ibadah. Saya nasehatkan agar memelihara amalan ibadah pada bulan Romadlon, pasti Alloh akan memudahkan amalan kita. (Syaikh Ibnu ‘Utsaimin).

Soal 3 : Seseorang yang bekerja sebagai sopir angkutan luar kota pada bulan Romadlon, apakah dia dihukumi sebagai seorang yang bersafar (bepergian) ? Dan bagaimana dengan amalannya?

Jawab : Na’am, dia dihukumi sebagai seorang yang bersafar (bepergian). Berlaku baginya hukum sholat Qoshor, jama’ dan berbuka puasa. Apabila dikatakan: “Kapan mereka berpuasa dan beramal secara rutin?“

Kami katakan : “Mereka berpuasa pada hari-hari yang mudah untuk menjalankannya“. Adapun sopir dalam kota tidak berlaku atasnya hukum safar dan wajib untuk menjalankan puasa. (Syaikh Ibnu Utsaimin)

Soal 4 : Rosululloh bersabda (yang artinya) : “Sahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam amalan sahur itu terdapat barokah“, apa yang dimaksud dengan barokah sahur ?

Jawab : Yang dimaksud dengan barokah sahur adalah:

a.Barokah syar’iyyah, yaitu mendapatkan barokah dengan mencontoh dan mengikuti Rosululloh .

b. Barokah badaniyyah, yaitu mendapatkan barokah kekuatan badan disaat kita menjalankan puasa pada siang hari. (Syaikh Ibnu Utsaimin)

Soal 5 : Berlebih-lebihan dalam mempersiapkan makanan untuk berbuka puasa, apakah bisa mengurangi pahala puasa ?

Jawab : Tidak mengurangi pahala puasa seseorang. Perbuatan haram semacam ini apabila dikerjakan seseorang setelah selesai menjalankan puasa, tidak akan mengurangi pahala puasanya. Akan tetapi termasuk perbuatan haram yang dikatakan oleh Alloh dalam Al-Qur’an (yang artinya):

“Makan dan minumlah kalian dan janganlah kalian berlebih-lebihan (melampau batas). Sesungguhnya Alloh tidak mencintai orang-orang yang berlebih-lebihan” (Q.S. Al-A’raf: 31). Berlebih-lebihan (melampau batas) adalah perkara yang dilarang. Apabila kalian mempunyai keutamaan dan kelebihan rizki maka infaqkanlah, karena yang demikian lebih utama. (Syaikh Ibnu Utsaimin)

Soal 6 : Sebagian pemuda yang mudah-mudahan mereka diberi petunjuk oleh Alloh, mereka malas menjalankan sholat pada bulan Romadlon dan amalan lainnya. Akan tetapi mereka memelihara dan menjalankan puasa Romadlon meskipun mereka menahan lapar dan dahaga. Apa nasehat Syaikh kepada mereka dan bagaimana hukum puasa yang mereka jalankan ?

Jawab : Aku nasehatkan kepada mereka untuk memikirkan keadaannya dan memperhatikan bahwa sesungguhnya sholat termasuk rukun Islam yang paling tinggi kedudukannya setelah syahadatain. Apabila mereka meninggalkan sholat karena meremehkan dan malas menjalankannya, maka pendapat yang kuat dan rajih berdasarkan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah dari perbedaan para ulama’ , mereka dihukumi telah keluar dari agama Islam (kafir) dan telah murtad. Meninggalkan sholat bukan suatu perkara yang remeh, orang yang telah kafir dan murtad tidak akan diterima puasa, shodaqoh dan amalan-amalan yang lainnya.

Dalilnya adalah firman Alloh (yang artinya) : “Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Alloh dan Rosul-Nya dan mereka tidak mengerjakan sholat, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan” (Q.S. At-Taubah : 54). Dalam ayat ini Alloh menerangkan bahwa nafkah-nafkah mereka yang memberikan manfa’at kepada sesama tertolak dan tidak diterima karena disebabkan kekafiran mereka.

Mereka yang menjalankan puasa tetapi tidak melaksanakan sholat, maka puasanya tertolak dan tidak diterima selama kita mengikuti pendapat yang kuat berdasarkan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah yang menghukumi mereka telah kafir dan murtad. Saya nasehatkan kepada mereka agar bertaqwa kepada Alloh dan memelihara sholat tepat pada waktunya dengan berjama’ah bersama kaum muslimin.

Saya memberi jaminan kepada mereka dengan kekuatan dari Alloh, apabila mereka menjalankan yang demikian, pasti mereka akan mendapatkan dirinya dalam keadaan kuat azamnya untuk beramal dibulan Romadlon dan diluar bulan Romadlon, demikian juga dalam memelihara sholat tepat pada waktunya dengan berjama’ah bersama kaum muslimin. Karena sesungguhnya orang yang kembali kepada Alloh dengan taubat Nashuha (taubat yang benar dengan menjalankan syarat-syaratnya), dia akan mendapatkan dirinya lebih baik dari keadaan sebelumnya. Hal ini sebagaimana yang disebutkan oleh Alloh di dalam Al-Qur’an tentang keadaan Nabi Adam setelah melanggar perintah Alloh untuk tidak memakan salah satu tanaman di surga. Alloh berfirman (yang artinya) :”Kemudian Robbnya memilihnya (mensucikannya untuk kenabian dan dekat dekat dengan-Nya), maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk” (Q.S. Thoha : 122). (Syaikh Ibnu Utsaimin)

Believe in ALLAH

Aku sangat bersyukur atas apa yang telah dikaruniai ALLAH kepada hidupku ini. Dibalik kegagalan yang telah dialami oleh umat-NYA, pasti ALLAH akan memberikan yang lebih baik dan lebih indah, aku percaya itu...

Ketika aku mempersiapkan diri untuk menghadapi sebuah kompetisi, aku berusaha semaksimal mungkin, sekeras yang aku bisa. Mengorbankan waktu untuk memenuhi kewajiban seorang pelajar, memaksimalkan ibadah, doa yang ku panjatkan pada-NYA,  Alhamdulillah, ALLAH mengabulkan semua permintaanku dan aku memenuhi nadzar yang telah aku buat yang disaksikan oleh ALLAH sendiri. Setelah aku lolos, aku pun masih berlatih untuk kompetisi selanjutnya, aku tetap berlatih semakksimal mungkin, memperbanyak doa, dan bernadzar. Namun, setelah hari kompetisi itu tiba, aku merasa ada sesuatu yang kurang dalam diriku, biasanya aku grogi dalam menghadapi kompetisi, namun kali ini tidak. Aku seakan telah terbiasa dalam menghadapi kompetisi. Lalu, mulailah aku mengumandangkan suaraku, menyanyikan lagu dalam kompetisi, bernyanyi dengan semeaksimal mungkin, mengingat-ingat improvisasi, namun, setelah selesai aku merasa tidak puas dengan penampilanku tadi. MENGAPAAAAA ???
Tiba waktunya pengumuman Biasanya aku juga akan deg-degan dengan pengumuman, namun kali ini tidak. 4 peserta telah dimumkan, namun aku belum dipanggil. MC pun berkata, "Peserta terakhir yang lolos adalaah................"
Ternyata....bukan namaku yang disebut, namun orang lain. Ada perasaan kecewa dalam diriku, namun juga ada perasaan bahagia karena teman-temanku yang lain lolos. Hmm..
Aku pulang dengan tangan hampa, tidak bisa membahagiakan orang-orang yang telah mendukungku. Hari itu, aku sangat down, merasa bersalah dengan penampilanku pada komnpetisi itu. Kenapa aku tidak bisa lebih baikkk ??????
Aku berdoa kepada ALLAH, meminta hidayah dan petunjuk-NYA. Selang beberapa hari, aku sadar bahwa ALLAH akan memberikan yang terbaik dalam hidupku, semua cobaan pasti ada hikmah dibalik itu, aku percaya ...

Jumat, 11 Februari 2011

Makna Hidup

         Hidup tidak sekedar menuntut kita untuk "BERHASIL". Ada yang lebih penting dari sekedar "BERHASIL" ,yaitu "BERPROSES". Dengan "BERPROSES" kita tidak akan mengerdilkan diri, tapi kita mencoba untuk berjiwa besar. Menghadapi tantangan, menerima hasil yang ada, mengadakan peningkatan terus, dan BERPROSES menjadi yang LEBIH BAIK.
        Walau kadang ada Gagal yang menyapa, ada kecewa, ada kesulitan dan ATHG lainnya. Yakinlah bahwa itu semua peluang untuk kian MENDEWASAKAN kita. Bila hidup kita hanya ingin memperoleh "HASIL" atau "BERHASIL" jadilah kita manusia ambisius, membutakan mata hati. Terlihat HEBAT dihadapan MAKHLUK ,tapi akan jadi HINA di hadapan SANG PENCIPTA.  
        Tidak ada ruginya kita "BERPROSES". ALWAYS BELIEVE !! ALLAH SWT LOOKS OUR TRY and OUR PRAY. :))

The Most Thing in The World

There's some question and the answer to be ATTENTION, look at these question and answer by ur self, and check, are ur answers right ??
I know,, ur answer're right, but these answer are better..

1. what's the HEAVIEST in the world ???
2. what's the BIGGEST in the world ???
3. what's the LIGHTEST in the world ???
4. what's the SHARPEST in the world ???
5. what's the FURTHEST in the world ???
6. what's the NEAREST in the world ???


The Answer:

1. the HEAVIEST in the world is --> KEEP AMANAH (Al Ahzab : 72)
2. the BIGGEST in the world is --> NAFSU (Al A'Raf : 179)
3. the LIGHTEST in the world is --> LEFT SHOLAT
4. the SHARPEST in the world is --> HUMAN'S TOUNGE
5. the FURTHEST in the world is --> YESTERDAY
6. the NEAREST in the world is --> DEATH !!!! (Ali Imran : 185)

I hope, all u that read this entry, will get the benefits.. amin ya Rabb :))